Gibran Center Audensi dengan Bupati Sleman Perihal Pengembangan UMKM dan Petani Milenial Anak-anak Muda

Bagikan

MetroIndonesia.co – Gibran Center sebagai simbol dan representasi anak muda Indonesia, Sebagai Pembina DPP Gibran Center, Benyamin Sudarmadi, bersama ketua DPW Yogyakarta Wiwin Gunanto Sekjen DPW Upi Isabella Ria, dan bendahara Saputra Sunu, mengadakan audensi dengan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, di ruang rapat Kantor Bupati Sleman, Senin (26/02/2024).

Dalam kesempatan itu, ketua DPW Wiwin Gunanto memperkenalkan Gibran Center kepada Bupati Sleman, bahwa Gibran Center ada di Yogyakarta dan mengajak Anak-anak muda milenial Sleman untuk terus mengembangkan usahanya baik dibidang UMKM, bidang pertanian, atau bidang lainnya. Bahkan mengajak kita bersama-sama mensukseskan makan siang dan susu gratis yang dicanangkan Prabowo – Gibran untuk menciptakan Anak-anak sehat dan cerdas.

Menanggapi hal itu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan,” Bahwa Kabupaten Sleman dari segi perekonomian saat ini terus mengembangkan program usahanya baik di bidang UMKM maupun Pertanian, bahkan di bidang pertanian, banyak Anak-anak petani kami rengkuh dengan nama, Tani Milenial. Untuk pemasaran bisnis UMKM dan hasil pertanian Kami bekerja sama dengan Alfamart dan Indomaret untuk menyalurkan penjualannya. seperti contoh hasil panen melon tanpa biji yang berhasil dikembangkan Anak-anak muda petani milineal, itupun Kami pasarkan di Indomaret dan Alfamart,” ujarnya.

Mengenai makan siang dan susu gratis yang dicanangkan Prabowo – Gibran, Pemerintah Sleman siap mendukung acara tersebut. Apabila nanti sudah diterapkan oleh Pemerintah baru, maka data Anak-anak sekolah telah Kami siapkan. Kurang lebih 200 ribu Anak-anak yang mendapatkan makan siang dan susu gratis.

“Selain program diatas Pemerintah Kabupaten Sleman juga memberikan beasiswa Kuliah gratis bagi Anak-anak kurang mampu yang berprestasi.
Kurang lebih sudah 600 Siswa tamatan SMA sudah mengikuti jalur prestasi ini, karna Saya tidak mau Anak-anak Sleman hanya lulusan SMA dan berhenti disitu saja. Setelah lulus Kuliah mereka bisa bekerja sesuai dengan kelulusannya, ada yang jadi Guru, Perawat, Bidan dan lain-lain. Intinya Saya ingin mengentaskan kemiskinan, salah satunya melalui jalur pendidikan,” Pungkasnya.

Desti/ MI